Kelompok 11 KKNT Universitas Trunojoyo Madura Mengadakan Sosialisasi Pemanfaatan Sekam Padi Kepada Warga Desa
Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian, kelompok 11 KKNT UTM telah melakukan sosialisasi kepada warga desa tentang pemanfaatan sekam padi sebagai media tanam arang sekam yang kemudian dapat dijual.
Dalam sosialisasi tersebut, kelompok kami menjelaskan kepada warga desa tentang potensi dan manfaat pemanfaatan sekam padi sebagai media tanam. Kami menjelaskan bahwa sekam padi, yang biasanya dianggap sebagai limbah pertanian, sebenarnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika diolah menjadi arang sekam. Arang sekam dapat digunakan sebagai media tanam yang efektif dan ramah lingkungan, serta memiliki nilai jual yang menjanjikan.
Selain itu, kami juga memberikan informasi kepada warga desa tentang cara pembuatan arang sekam secara sederhana dan mudah. Kami mengajarkan langkah-langkah untuk membersihkan sekam padi, proses pembakaran yang aman, dan penyimpanan arang sekam yang baik. Dengan demikian, warga desa dapat memanfaatkan sekam padi yang biasanya terbuang begitu saja setelah panen menjadi produk bernilai tinggi.
Selama sosialisasi, kelompok kami juga berbagi contoh-contoh penggunaan arang sekam sebagai media tanam. Kami menggambarkan bagaimana arang sekam dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari sayuran hingga tanaman hias. Kami juga menyoroti kelebihan arang sekam, seperti drainase yang baik, penyimpanan air dan nutrisi, serta sifat ramah lingkungan yang membuatnya menjadi pilihan yang tepat bagi para petani atau pecinta tanaman.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, warga desa dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pemanfaatan sekam padi sebagai arang sekam untuk media tanam. Dengan memanfaatkan sekam padi, mereka dapat menghasilkan produk bernilai tinggi serta berkontribusi dalam mengurangi limbah pertanian. Kami berharap inisiatif sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah kami.
Comments
Post a Comment